SHARE

Ujian Nasional (UN) merupakan hal yang paling dinanti-nanti oleh anak-anak kelas XII SMA dan sederajat khususnya yang sekolah di wilayah BarLingMas (Banjarnegara Purbalingga dan Banyumas). Demi suksesnya UN tahun 2013 ini, AMIK BSI PURWOKERTO Purwokerto mengadakan sebuah acara untuk memotivasi para siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dalam waktu 2 hari.

Tepat pada hari Rabu, 30 Oktober 2013 dan Kamis, 31 Oktober 2013 AMIK BSI PURWOKERTO berhasil menyelanggarakan acara yang berjudul “SEMINAR UN PASTI BISA!! KUPAS TUNTAS 1000% JURUS JITU SUKSES UN”. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Terlebih pembicara dalam acara tersebut merupakan Master of Inspiring Trainer, yaitu Bapak H.Yulikus Partono, M.Kom, CH. Mas Yulee, sapaan akrab dari bapak H.Yulikus Partono, M.Kom, CH, berhasil membuat para siswa menjadi lebih semangat dalam menghadapi Ujian Nasional.

Peserta seminar sendiri berasal dari berbagai wilayah. Di hari pertama, peserta seminar berasal dari beberapa sekolah di wilayah BarLingMas diantaranya SMK Bina Teknologi Purwokerto, SMK Teknologi Nasional, SMK YP3i Banyumas, dan sebagainya. Sedangkan di hari kedua, peserta berasal dari dua sekolah, yaitu SMK N 3 Banyumas dan MA Al Falah Jatilawang.

Pada awal seminar, Mas Yulee mengajak para siswa untuk melihat orang-orang yang sukses walaupun dengan biaya yang minim. Banyak orang-orang di luar sana yang memiliki biaya yang minim akan tetapi memiliki hal yang bisa membanggakan keluarganya. Oleh karena itu, Mas Yulee mengajak supaya para siswa bisa mensyukuri apa yang mereka punya.

Tidak hanya itu saja, Mas Yulee juga memberikan materi tentang Kecerdasan Manusia, yaitu dengan menggunakan gambar segitiga yang di dalamnya terdapat 3 buah Segitiga, Segitiga IQ (Kecerdasan Intelektual), Segitiga EQ (Kecerdasan Emosional) dan Segitiga SQ (Kecerdasan Spiritual).

Untuk mengasah Kecerdasan Intelektual (Otak Kiri dan Otak Kanan) para siswa, Mas Yulee menyuruh mereka menggambar sebuah pemandangan dan seekor ikan. Banyak diantara siswa yang menggambar pemandangan gunung berjumlah 2 dan terdapat sawah kotak-kotak di bawahnya serta seekor ikan yang kepalanya mengarah selalu ke kiri. Hal itu berarti kebanyakan dari mereka masih menggunakan otak kiri. Karena hal itulah Mas Yulee mengajak para siswa lebih menggunakan otak kanan ketimbang otak kiri supaya terbiasa dengan perubahan di masa depan dan tidak terbiasa dengan masa lalu.

Kecerdasan Emosional siswa pun di uji oleh Mas Yulee dalam seminar yang diadakan secara rutin oleh AMIK BSI PURWOKERTO ini tiap tahunnya. Para siswa dipertontonkan sebuah cuplikan film yang mana mengandung makna di dalamnya seperti kemampuan pengendalian diri, kemampuan berpikir dan kemampuan membaca perasaan terdalam orang lain (empati).

Sedangkan ketika Mas Yulee menjelaskan tentang Kecerdasan Spiritual, para siswa yang beragama Islam diuji kejujurannya oleh Mas Yulee apakah mereka sudah shalat subuh ataukah belum. Dan nyatanya 2/3 dari ruangan seminar tersebut masih banyak yang belum melakukan shalat subuh. Oleh karena itu, Mas Yulee memberikan beberapa contoh kisah hidup seseorang kepada para siswa supaya lebih membuat siswa sadar akan pentingnya Kecerdasan Spiritual.

Di akhir seminar Mas Yulee melemparkan 15 ‘Virus’ pertanyaan yang harus langsung dijawab oleh para siswa guna mengukur kejujuran mereka dalam kesiapan menghadapi ujian nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here