SHARE

Perangkat elektronik setiap hari semakin berkembang dan semakin canggih. Salah satu perangkat yang paling cepat perkembangannya adalah handphone atau biasa disebut dengan istilah gadget. Handphone atau gadget para era ini digunakan oleh berbagai macam kalangan masyarakat. Selain itu, handphone atau gadget juga seringkali digunakan oleh anak-anak. Penggunaan gadget oleh anak-anak ini perlu mendapatkan perhatian khusus mengingat beberapa dampak yang bisa ditimbulkannya baik itu negatif atau dampak positif.

Beberapa dampak positif dari penggunaan gadget untuk anak-anak antaralain menambah pengetahuan, memperluas jaringan persahabatan, mempermudah komunikasi, serta melatih kreativitas anak. Sedangkan dampak negatif dari penggunaan gadget pada anak-anak antaralain mengganggu kesehatan, mengganggu perkembangan anak, rawan terhadap tindak kejahatan, serta dapat mempengaruhi perilaku anak. Oleh karena itu, para orangtua wajib untuk memproteksi anak-anaknya terutama dari pengaruh dampak negatif yang diakibatkan oleh penggunaan gadget.

Dalam rangka mensukseskan program pengamanan dan proteksi anak-anak dari bahaya penggunaan gadget di Kabupaten Banyumas, AMIK BSI Purwokerto melalui PPPM mengadakan pelatihan dan penyuluhan tentang tips dan trik monitoring HP atau gadget anak kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Sumampir dengan tujuan para ibu dapat meminimalisir dampak negatif serta mengontrol penggunaan HP atau gadget pada anak-anaknya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 26 Juli 2018 bertempat di Kampus AMIK BSI Purwokerto, dan diikuti oleh 13 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu anggota PKK Kelurahan Sumampir.

monitoring-hp-anak-1 monitoring-hp-anak-2 monitoring-hp-anak-3 monitoring-hp-anak-4 monitoring-hp-anak-5 monitoring-hp-anak-6 monitoring-hp-anak-7 monitoring-hp-anak-8

monitoring-hp-anak-10

Pelatihan dan penyuluhan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Materi penyuluhan dan pelatihan disampaikan oleh Bapak Imam Sholeh Marifati, SE, MM dan dibantu oleh beberapa panitia lain sebagai tutor. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun dan antusiasme peserta juga sangat tinggi. Para ibu-ibu peserta pelatihan terkesan sangat senang dengan adanya pelatihan tersebut dan mereka tengah berupaya untuk menerapkan ilmu monitoring HP terhadap anaknya dengan tujuan dapat memproteksi anaknya dari dampak negatif penggunaan HP. (Recha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here