SHARE

Indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi dapat dilihat dan diukur dari seberapa kualitas penelitian, seberapa banyak kegiatan pengabdian masyarakat yang terserap dan bisa memberi kebermanfaatan untuk masyarakat. Itulah yang mendasari dan menjadi latar belakang terselenggaranya acara Lokakarya Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (21/05) di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kabupaten Banyumas.

lokakarya7

Pada kegiatan tersebut, Dr. Tyas Retno Wulan, S.Sos, M.Si. yang merupakan salah satu Reviewer Nasional SIMLITABMAS RISTEKDIKTI bertindak sebagai narasumber. Beliau menjelaskan langkah-langkah penyusunan proposal, memahami proses seleksi proposal, dan strategi dalam memperoleh penelitian kompetitif, setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan review judul dan draf proposal yang sudah tersedia dari masing-masing peserta yang merupakan dosen-dosen dari UBSI Kampus Kabupaten Banyumas dan Kampus Tegal

lokakarya2

“Ada banyak point yang perlu dipertimbangkan yang menjadi substantif dalam penelitian.” jelas Tyas

lokakarya4

Lebih lanjut Tyas menekankan kepada para peserta kegiatan untuk mengaplikasi ilmu yang sudah disampaikan dalam wujud proposal yang siap untuk diusulkan.

lokakarya6

“Semoga para dosen UBSI dapat secara langsung menerapkan apa yang telah saya sampaikan dengan harapan lolos hibah penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2019 dari RISTEKDIKTI.” tambahnya

Ragil Wijianto selaku Kepala Kampus mengatakan, selain menjadi kewajiban bagi seorang Dosen untuk meningkatkan profesionalismenya, melalui kegiatan lokakarya ini dosen-dosen diberikan ilmu tentang cara menulis dan menyusun proposal yang baik.

lokakarya1

“Besar harapan kami, dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat memberikan kontribusi kepada lembaga berupa pengiriman proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berkualitas dan dapat lolos pendanaan RISTEKDIKTI.” tutur Ragil